Meningkatkan Wawasan Dengan Berbagi Pengetahuan

Rabu, 01 Juli 2015

Presiden dan Anak Yatim Piatu



Sebagai ajaran samawi yang sempurna, agama Islam selalu mengajak kepada umat manusia untuk beramal dan bersedekah kepada anak-anak yatim piatu dan orang-orang miskin yang kurang beruntung di sekitar kita. Anak yatim piatu adalah anak yang kehilangan orangtuanya. Sebagai seorang pelindung sekaligus tulang punggung keluarga, peranan ayah dan ibu sangatlah vital, baik dalam hal kasih sayang maupun kehidupan ekonomi. Berbuat baik kepada anak yatim piatu merupakan salah satu bentuk akhlak yang mulia, sebaliknya berbuat aniaya terhadap anak yatim piatu diancam oleh Allah dengan neraka dan tidak diterima amal ibadah shalatnya, naudzubillahi min dzalik.
Ruang Tunggu Tamu Presiden, Buka Puasa Bareng.

Buka Bersama
Kali ini merupakan Ramadhan perdana bagi Joko Widodo, saat menjabat sebagai presiden ketujuh Republik Indonesia. Dan tidak tanggung-tanggung, beliau langsung berbuka puasa bersama dengan 400 anak-anak yatim piatu di Istana Negara Jakarta, Kamis 18 Juni 2015. Ke-400 anak yatim piatu tersebut, berasal dari 12 panti asuhan yang ada di wilayah Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi –Jabodetabek. "Kebetulan, yang ditugaskan untuk mengudang anak-anak yatim ini adalah dari kemensos," ungkap Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Kompleks Istana Negara, Jakarta. "Dan menjadi bagian penting pada proses edukasi seluruh masyarakat, bahwa: kesetiakawanan sosial; kepedulian sosial; dan solidaritas antarsesama, mudah-mudahan mendapat penguatan di bulan Ramadhan, dan presiden memberikan apresiasi mengawali Ramadhan berbuka puasa dengan anak yatim di istana," tuturnya.
Turut hadir dalam acara ini, Ibu Negara Iriana Joko Widodo; Menteri Koordinator Pemberdayaan Kebudayaan dan Manusia –Puan Maharani; Menteri Sekretaris Negara –Pratikno; Sekretaris Kabinet –Andi Widjajanto; Menteri Agama –Lukman Hakim Syaifuddin, Menko Polhukam –Tedjo Edhy Purdijatno; dan beberapa menteri lainnya.
Istana Negara, Jakarta.
Pada tahun 2010 yang lalu, Kementerian Sosial RI bersama Yayasan Yatim Mandiri menjalin kemitraan dalam memberikan kesejahteraan bagi anak Yatim melalui program PKSA. Pemberian bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah dan Yayasan Yatim Mandiri untuk memberikan pelayanan sosial guna memenuhi kebutuhan dasar anak yang meliputi: bantuan/subsidi pemenuhan kebutuhan dasar; aksesbilitas pelayanan sosial dasar; penguatan orangtua/keluarga; dan penguatan lembaga kesejahteraan anak. Penunjukkan Yatim Mandiri sebagai mitra kerja Kementerian Sosial dalam bidang pengasuhan Anak Yatim berbasis keluarga, tidak lepas dari eksistensi dan komitmen Yayasan Yatim Mandiri selama 16 tahun terakhir ini. Kehadiran PKSA diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat, sehingga dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya anak untuk menjadi masyarakat yang terampil dan memiliki cita-cita yang tinggi sebagai pilar bangsa.
Presiden Joko Widodo dan Anak-anak Yatim Piatu se-Jabodetabek

***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar