Meningkatkan Wawasan Dengan Berbagi Pengetahuan

Jumat, 21 Desember 2012

One Day For Children

Program Kesejahteraan Sosial Anak: Menuju Bandung Bebas Anak Jalanan 2014

Menghadapi gelombang anak jalanan yang begitu besar, Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjalin sinergi dengan 27 LSM, Rumah Perlindungan Anak dan Rumah Zakat dalam Program Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA). Dalam kegiatan Launching PKSA dengan tagline Menuju Bandung Bebas Anak Jalanan, yang diselenggarakan pada hari Minggu, 14 Oktober 2012, di halaman Gedung Sate Kantor Gubernur Provinsi Jawa Barat. Turut hadir dalam acara ini: Menteri Sosial RI –Salim Segaf Al Jufri dan Gubernur Jawa Barat –Ahmad Heryawan.
Mensos RI dan Gubernur Jabar meresmikan peluncuran Program Kesejahteraan Sosial Anak.
Dalam sambutannya, Menteri Sosial RI berpesan: bahwa Provinsi Jabar harus menjadi contoh bagi provinsi lainnya dalam hal penanganan anak jalanan. Pihaknya berharap dengan adanya program tersebut, anak-anak tidak ke jalan lagi dan semoga pada akhir Desember ini 85 persen anak jalanan tidak kembali ke jalan.
Di tahap pertama ini, Kemensos telah berusaha membantu anak yang terpaksa bekerja di jalanan melalui PKSA ini dengan didampingi oleh pembina,” kata Mensos.
Pemerhati anak dan mantan Ketua Komnas Perlindungan Anak –Seto Mulyadi serta Ketua  Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Jawa Barat –Netty Prasetyani, juga tampak hadir pada peluncuran Program Kesejahteraan Sosial Anak tersebut. Pada program ini, Rumah Zakat dan Rumah Perlindungan Anak (RPA) akan membina tidak kurang dari 4.500 anak jalanan di seluruh wilayah Kota Bandung. Jalanan, menurut bapak menteri, bagi anak-anak sangat membahayakan. Selain menganggu kesehatan, juga: menjadi mudah sakit; menjadi korban kecelakan lalu lintas hingga menjadi cacat bahkan meninggal dunia. 

Bersama anak-anak jalanan.



Anak-anak jalanan yang dibina akan mendapatkan bantuan berupa tabungan sejumlah Rp 1,5 juta. Tabungan tersebut bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar anak, seperti: akses pendidikan, akses kesehatan, makanan bergizi, akte kelahiran dan sejenisnya.
Pada kesempatan tersebut, Mensos Salim Segaf Al Jufri sempat mengajak beberapa mantan anak jalanan melakukan dialog ringan seperti bertanya tentang cita-cita kepada para mantan anak jalanan tersebut.
Selain itu, seorang mantan anak jalanan bernama Bayu dan Beeng menceritakan pengalaman sukses sebagai seorang wiraswasta usai meninggalkan dunia jalanan
Acara semakin semarak ketika Kak Seto dan Kak Heni unjuk penampilan membawa lagu anak di hadapan anak-anak yang hadir pada acara tersebut.





Sakti Peksos.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar